TT NEWS – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) sukses menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Pembinaan Masyarakat (Pemkes) 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Kantor Desa Tabo-Tabo pada Minggu (4/1/2026), mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.
Acara ini merupakan bentuk pengabdian nyata mahasiswa kedokteran kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular.
Antusiasme Warga dalam Pemeriksaan Kesehatan
Sejak pagi hari, puluhan warga Desa Tabo-Tabo tampak memadati area kantor desa untuk mendapatkan layanan kesehatan secara cuma-cuma. Tim medis dari HMI Kedokteran UMI menyediakan berbagai layanan pemeriksaan gratis, di antaranya:
- Pemeriksaan Kadar Kolesterol
- Cek Gula Darah
- Cek Asam Urat
Selain pemeriksaan fisik, para mahasiswa juga memberikan edukasi atau penyuluhan kesehatan. Warga diberikan pemahaman mengenai pola hidup sehat, pengaturan diet bagi penderita hipertensi atau diabetes, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Mendekatkan Layanan Medis ke Desa
Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa pemilihan Desa Tabo-Tabo sebagai lokasi baksos bertujuan untuk mendekatkan akses layanan kesehatan dasar kepada masyarakat yang jauh dari pusat kota.
"Kami ingin hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai akademisi, tetapi sebagai bagian dari solusi masalah kesehatan. Melalui pemeriksaan kolesterol, gula darah, dan asam urat ini, kami berharap warga bisa lebih waspada terhadap kondisi tubuh mereka," ujarnya.
Kepala Desa Tabo-Tabo menyambut baik inisiatif ini dan menyampaikan apresiasinya kepada para mahasiswa. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu warga, terutama bagi lansia yang memiliki keterbatasan mobilitas untuk pergi ke Puskesmas atau rumah sakit.
Harapan Pasca Kegiatan
Kegiatan berjalan dengan tertib dan berakhir menjelang siang hari. Melalui kegiatan Pemkes HMI 2026 ini, diharapkan angka penyakit degeneratif di tingkat desa dapat terpantau lebih baik, serta tercipta sinergi yang kuat antara mahasiswa kedokteran dan masyarakat luas dalam mewujudkan Indonesia Sehat 2026.